Gaet Pengusaha Italia, KBRI Roma Gelar Investment Day di Milan

By Admin

nusakini.com--Sekitar 75 pengusaha Italia jajaki prospek investasi di Indonesia pada saat pelaksanaan Indonesia Investment Day II, Rabu (26/10) di Milan, Italia. Infrastruktur, energi, manufaktur dan kemaritiman, menjadi sektor bisnis utama yang dipromosikan dalam kegiatan hasil kerja sama KBRI Roma dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Kementerian Koordinasi Bidang Kemaritiman RI ini. 

Duta Besar RI Roma, August Parengkuan, menyampaikan dalam sambutannya bahwa acara tahunan ini merupakan bagian dari upaya promosi Indonesia di Italia yang selama ini dilaksanakan secara berkesinambungan. Lebih lanjut, kegiatan ini secara khusus ditujukan sebagai ajang sosialisasi kebijakan ekonomi terbaru (jilid 13) Pemerintah Indonesia yang dikeluarkan guna memberikan berbagai kemudahan dan keuntungan bagi perusahaan asing yang berinvestasi di Indonesia. 

Sebagian besar dari para pengusaha yang diundang hadir adalah mereka yang belum familiar dengan iklim investasi di Indonesia. Meski demikian, terdapat pula beberapa kalangan pengusaha yang sudah mempunyai usaha di Indonesia dan diharapkan dapat mengembangkan lebih besar investasinya tersebut. 

Promosi sektor usaha infrastruktur, energi dan manufaktur dalam kegiatan ini sejalan dengan prioritas Pemerintah Indonesia yang bermaksud mengembangkan berbagai jenis usaha di bidang tersebut guna menunjang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Selain itu, terdapat peluang besar bagi para pengusaha asing untuk berpartisipasi di dalamnya. Sektor-sektor pilihan tersebut juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengusaha Italia yang memiliki nilai lebih tersendiri dalam bidang usaha terkait. 

Vincenzo Cali, manajer Italia Trade Agency di Milan yang bertindak sebagai moderator membuka sesi presentasi dengan menekankan potensi ekonomi Indonesia yang dapat dimanfaatkan oleh kalangan bisnis Italia. Disebutkan bahwa kalangan bisnis Italia dan Indonesia dapat bekerja sama secara saling menguntungkan dalam berbagai proyek pembangunan infrastruktur di Indonesia. 

Wakil Kepala BKPM bidang Promosi Investasi, Dr. Himawan Hariyoga mensosialisasikan paket kebijakan terkini Pemerintah Indonesia dalam bidang investasi asing pada keempat sektor dimaksud. Dijelaskan pula komitmen Presiden RI untuk memperbaiki iklim investasi Indonesia dengan jalan memperpendek prosedur dan waktu penerbitan izin usaha di Indonesia. Selain itu,

Deputi bidang Koordinasi Infrastruktur, Kemenko Kemaritiman, Ridwan Djamaluddin PhD, memaparkan mengenai berbagai peluang kerja sama proyek infrastruktur yang direncanakan akan dibangun Pemerintah Indonesia dalam jangka waktu menengah dan panjang. Diharapkan, investor asing tidak hanya melakukan investasi modal namun juga melakukan alih teknologi dan pembangunan sumber daya manusia Indonesia. 

Selain mendapat dukungan penuh dari Pemerintah, Indonesia Investment Day II juga disambut baik kalangan BUMN Indonesia yang mengirimkan perwakilannya dalam rangka memperkenalkan profil perusahaan mereka di hadapan para pengusaha Italia. BUMN yang turut berpartisipasi antara lain, Pertamina (sektor energi), Pelindo III (sektor infrastruktur) dan Bank BNI (sektor perbankan). Serangkaian kegiatan acara tersebut diakhiri one-on-one business meeting antara pengusaha Italia dengan pihak Pemerintah dan BUMN Indonesia. 

Dalam kesempatan tersebut, peserta dengan antusias menanyakan berbagai peluang proyek infrastruktur dan energi di Indonesia yang terbuka bagi perusahaan asing. Selain itu para peserta juga tertarik dengan prospek ASEAN Economic Community yang sangat menjanjikan bagi iklim investasi dimana investasi usaha pada salah satu negara ASEAN dapat menjadi basis penetrasi produk ke pasar ke seluruh Asia Tenggara. 

Kegiatan Indonesia Investment Day II yang turut didukung Kementerian Luar Negeri Italia, Asosiasi Industri Italia (Confindustria) baik di Roma, Milan maupun Bologna, serta Italian Trade Agency tersebut diharapkan dapat meningkatkan kerja sama ekonomi, perdagangan dan investasi antara Italia dan Indonesia. Saat ini terdapat 82 perusahaan Italia yang berkembang di Indonesia dan dalam dua tahun terakhir terjadi peningkatan arus investasi Italia yang cukup signifikan ke Indonesia yaitu dari 63 juta USD pada tahun 2014 menjadi 104 juta USD di tahun 2015.(p/ab)